About

  • Enter Slide 1 Title Here

    Woody Magazine is a free premium blogger template. This is free for both personal and commercial use. However, you are required to keep the footer links intact which provides due credit to its designers and authors.
    This is slide 1 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.

  • Enter Slide 2 Title Here

    Woody Magazine is a free premium blogger template. This is free for both personal and commercial use. However, you are required to keep the footer links intact which provides due credit to its designers and authors.
    This is slide 2 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.

  • Enter Slide 3 Title Here

    Woody Magazine is a free premium blogger template. This is free for both personal and commercial use. However, you are required to keep the footer links intact which provides due credit to its designers and authors.
    This is slide 3 description. Go to Edit HTML of your blogger blog. Find these sentences. You can replace these sentences with your own words.

Rabu, 26 Juli 2017


Hukum-Hukum Newton dan Contohnya






C. Hukum III Newton


Bola yang dilempar ketanah akan dipantulkan kembali.

Hukum III Newton berbunyi  “ Pada saat suatu benda memberikan gaya pada benda kedua, benda kedua juga melepaskan gaya yang sama tapi melawan arah gaya benda pertama.”


Cobalah melemparkan sebuah bola ditembok, maka bola tersebut akan memantul dengan besar gaya yang sama. Ini merupakan aplikasi Hukum newton ketiga.  Hukum III Newton ini disebut juga hukum aksi reaksi. Setiap hari kita pasti mengalami gaya aksi reaksi karena gaya selalu berpasangan dan tidak ada gaya yang tunggal.



SUMBER:https://sainsforhuman.blogspot.co.id/2014/05/hukum-hukum-newton-dan-contohnya.html


Juli 26, 2017   Posted by Ryryt Erlyna in with No comments
Read More

Hukum-Hukum Newton dan Contohnya




B. Hukum II Newton


Mobil kiri lebih cepat lajunya, karena bermassa lebih kecil.

Hukum II Newton berbunyi “ Semakin besar gaya yang bekerja pada suatu benda semakin besar percepatannya, tetapi semakin besar massa benda semakin besar perlambatannya.”

Pada mobil yang bergerak pada kecepatan 20 km/jam kemudian digas maka mobil tersebut akan melaju dengan lebih cepat. Hal ini terjadi karena adanya gaya dorong yang lebih besar dihasilkan oleh mesin saat digas. Ini merupakan contoh hukum newton yang kedua.

Hubungan antara gaya, massa, dan percepatan dapat dituliskan oleh rumus :

f = m x a

Dengan :
f = Gaya
m = Massa
a = Percepatan

Gaya resultan yang bekerja sesuai dengan jumlah perubahan momentum yang dihasilkan benda. Apa itu momentum ? momentum adalah hasil kali antara massa benda dengan keceptannya, jadi :

Gaya = perubahan momentum
    Perubahan waktu

Atau
F = mv1 - mv0 = m (v1 - v0) = m.a
              t                      t

dengan :
v0 = Kecepatan awal
v1 = Kecepatan akhir
p   = momentum
t    = waktu

SUMBER:https://sainsforhuman.blogspot.co.id/2014/05/hukum-hukum-newton-dan-contohnya.html


Juli 26, 2017   Posted by Ryryt Erlyna in with No comments
Read More

Hukum-Hukum Newton dan Contohnya




Hukum Newton adalah hukum tentang gaya pada suatu benda yang di temukan dan dikemukakan oleh Sir Isaac Newton. Hukum newton ini disebut juga dengan tiga hukum gerak monumental yang kemudian dikembangkan beliau dalam bukunya yaitu Mathematical Principles of Natural Philosopy (The Principia).

Newton juga mendapatkan inspirasi tentang gaya gravitasi setelah beliau tertimpa apel yang jatuh tepat dikepalanya saat ia sedang duduk di bawah pohon apel pada tahun 1665. Peristiwa ini menyadarkan beliau bahwa gaya juga mempengaruhi gerakan bulan. Selengkapnya Silahkan baca Biografi Sir Isaac Newton.
Hukum-Hukum Newton antara lain :

A. Hukum I Newton


Ilustrasi : Mobil Berhenti karena direm

Hukum I Newton Berisi bahwa “Sebuah benda diam cenderung  terus diam, benda bergerak terus bergerak lurus dengan laju tetap sampai ada gaya yang mempengaruhinya.”


maksud dari hukum ini adalah bahwa benda yang diam maka akan terus diam dan tidak akan bergerak sampai ada gaya (tarikan dan dorongan) yang membuatnya bergerak dan benda yang bergerak akan terus bergerak dan akan diam jika ada gaya yang mempengaruhinya untuk diam.


Contoh hukum I newton : Contohnya adalah saat mobil yang sedang berjalan kemudian direm maka mobil itu akan berhenti. Mobil itu berhenti karena ada gaya yang mempengaruhinya yaitu gaya gesek. Dan bola yang tadinya diam saat ditendang maka ia akan bergerak. Bola tersebut bergerak karena adanya gaya dorong yang diakibatkan dari tendangan tersebut maka ia akan bergerak.

Hukum I Newton ini disebut juga dengan hukum kelembaman atau inersia. Apa itu inersia atau kelembaman? Inersia terjadi saat kita berada didalam kendaraan yang bergerak dan kemudian dihentikan secara tiba-tiba. Maka kita akan terdorong kedepan. Hal ini terjadi karena kita juga memiliki percepatan yang sama dengan mobil namun saat mobil berhenti karena gaya gesek yang dihasilkan rem namun kita tidak berhenti karena tidak ada gaya yang membuat kita berhenti. Sehingga kita terdorong kedepan. Inilah yang membuat pengendara terluka pada saat kecelakaan. Oleh karena itu dibuatlah sabuk pengaman untuk mengurangi inersia agar pengendara aman dari benturan akibat inersia.


SUMBER:https://sainsforhuman.blogspot.co.id/2014/05/hukum-hukum-newton-dan-contohnya.html
Juli 26, 2017   Posted by Ryryt Erlyna in with No comments
Read More

Pengertian Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Berikut adalah beberapa pengertian GLBB menurut beberapa sumber:
  • Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus suatu obyek, di mana kecepatannya berubah terhadap waktu akibat adanya percepatan yang tetap. Akibat adanya percepatan rumus jarak yang ditempuh tidak lagi linier melainkan kuadratik (sumber: id.wikipedia.org).
  • Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak lurus pada arah mendatar dengan kecepatan v yang berubah setiap saat karena adanya percepatan yang tetap. Dengan kata lain benda yang melakukan gerak dari keadaan diam atau mulai dengan kecepatan awal akan berubah kecepatannya karena ada percepatan (a= +) atau perlambatan (a= –) (sumber: bebas.xlsm.org).
  • GLBB adalah gerak suatu benda pada lintasan garis lurus dengan percepatan tetap. Maksud dari percepatan tetap yaitu percepatan percepatan yang besar dan arahnya tetap (sumber: sidikpurnomo.net).

Jadi, gerak lurus berubah beraturan adalah gerak benda dengan lintasan garis lurus dan memiliki kecepatan setiap saat berubah dengan teratur.


Pada gerak lurus berubah beraturan gerak benda dapat mengalami percepatan atau perlambatan. Gerak benda yang mengalami percepatan disebut gerak lurus berubah beraturan dipercepat, sedangkan gerak yang mengalami perlambatan disebut gerak lurus berubah beraturan diperlambat.

Hubungan antara besar kecepatan (v) dengan waktu (t) pada gerak lurus berubah beraturan (GLBB) ditunjukkan pada grafik di bawah ini.
Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)


Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

v
o = kecepatan awal (m/s)
vt = kecepatan akhir (m/s)
a = percepatan
t = selang waktu (s)

Perhatikan bahwa selama selang waktu t , kecepatan benda berubah dari vo menjadi vt sehingga kecepatan rata-rata benda dapat dituliskan:

Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)


Kita tahu bahwa kecepatan rata-rata :

Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) 

dan dapat disederhanakan menjadi :

Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)


S = jarak yang ditempuh
seperti halnya dalam GLB (gerak lurus beraturan) besarnya jaraktempuh juga dapat dihitung dengan mencari luasnya daerah dibawah grafik v - t 
Bila dua persamaan GLBB di atas kita gabungkan, maka kita akan dapatkan persamaan GLBB yang ketiga.....


Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
     

Contoh-Contoh GLBB

 a. Gerak Jatuh Bebas


Ciri khasnya adalah benda jatuh tanpa kecepatan awal (vo = nol). Semakin ke bawah gerak benda semakin cepat.Percepatan yang dialami oleh setiap benda jatuh bebas selalu sama, yakni sama dengan percepatan gravitasi bumi (a = g) (besar g = 9,8 m/s2 dan sering dibulatkan menjadi 10 m/s2)


Rumus GLBB (Gerak Jatuh Bebas) 

Rumus gerak jatuh bebas ini merupakan pengembangan dari ketiga rumus utama dalam GLBB seperti yang telah diterangkan di atas dengan modifikasi : s (jarak) menjadi h (ketinggian) dan vo = 0 serta percepatan (a) menjadi percepatan grafitasi (g).

coba kalian perhatikan rumus yang kedua....dari ketinggian benda dari atas tanah (h) dapat digunakan untuk mencari waktu yang diperlukan benda untuk mencapai permukaan tahah atau mencapai ketinggian tertentu... namun ingat jarak dihitung dari titik asal benda jatuh bukan diukur dari permukaan tanah





SUMBER :http://artikelmateri.blogspot.co.id/2015/12/gerak-lurus-berubah-beraturan-glbb-rumus-soal.html













sumber :https://www.youtube.com/watch?v=LBICq29Rgqk


                                                                                                                                                   
Juli 26, 2017   Posted by Ryryt Erlyna in with No comments
Read More

Pengertian, Ciri, Dan Rumus Gerak Lurus Beraturan (GLB) Beserta Contohnya Secara Lengkap

Pengertian, Ciri, Dan Rumus Gerak Lurus Beraturan (GLB) Beserta Contohnya Secara Lengkap - Dalam kehidupan sehari-hari kita jarang menemukan contoh dari gerak lurus beraturan karena gerak lurus beraturan adalah gerak yang lintasan nya lurus dan dengan kecepatan yang tetap. Untuk lebih jelasnya mengenai gerak lurus beraturan disini akan membahas tentang pengertian gerak lurus beraturan, ciri gerak lurus beraturan, rumus gerak lurus beraturan, dan contoh gerak lurus beraturan secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.


Pengertian Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Gerak lurus beraturan (GLB) merupakan gerak sebuah benda yang kecepatannya tetap. Yang artinya, dalam beberapa selang waktu yang sama, perpindahan benda juga sama. Pada gerak ini biasanya terjadi pada suatu benda yang melalui lintasan lurus yang datar (horisontal). Pada gerak lurus beraturan berlaku dengan persamaan kecepatan tetap.

Dalam kehidupan sehari-hari, jarang sekali kita jumpai contoh dari benda yang bergerak lurus beraturan dalam jangka waktu yang relatif lama. Misalnya, pada sebuah motor yang sedang bergerak dengan kecepatan 80 km/jam terpaksa harus mengurangi kecepatanya ketika di depannya ada kendaraan lain. Atau, motor tersebut harus menambah kecepatannya ketika akan mendahului kendaraan lain di depannya. Dengan demikian, kecepatan motor tidak selamanya tetap, tetapi berubah-ubah. Tapi, untuk jangka waktu tertentu, kecepatan motor tersebut dapat dikatakan tetap, sehingga dikatakan motor bergerak lurus beraturan

Ciri-Ciri Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Suatu benda dikatan bergerak lurus beraturan jika menunjukan ciri-ciri sebagai berikut ini :
  • Pada sebuah lintasannya berupa garis lurus atau masih bisa dianggap sebagai lintasan yang lurus
  • Pada kecepatan suatu bendanya tetap atau konstan
  • Tidak memiliki percepatan (a=0)
  • Pada panjang lintasan yang ditempuh sama dengan luas grafik v-vs-t
  • Pada suatu kecepatannya berbanding lurus dengan perpindahan dan berbanding terbalik dengan waktu.

Rumus Gerak Lurus Beraturan (GLB)

S = v x t
V = s/t


Keterangan:
V = kecepatan
s = jarak
t = waktu



sumber:http://www.seputarilmu.com/2016/12/pengertian-ciri-dan-rumus-gerak-lurus.html










SUMBER :https://www.youtube.com/watch?v=lA2jFn12MHM


Juli 26, 2017   Posted by Ryryt Erlyna in with No comments
Read More

Senin, 24 Juli 2017

Pengertian Gerak Lurus

Gerak lurus adalah suatu kondisi dimana suatu benda berpindah menjauhi posisi titik acuan dengan lintasan lurus. Titik acuan adalah suatu titik untuk memulai pengukuran perubahan kedudukan benda. Adapun lintasan adalah titik-titik yang dilalui oleh suatu benda ketika bergerak.
Suatu benda dikatakan bergerak terhadap benda lain jika mengalami perubahan kedudukan terhadap benda lain yang dijadikan titik acuan, sehingga benda yang diam pun sebetulnya dapat dikatakan bergerak, tergantung titik mana yang dijadikan acuan.

Besaran-besaran dalam gerak lurus
  1. Jarak dan Perpindahan
    Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda tanpa memperhatikan arah, sedangkan perpindahan adalah panjang lintasan yang ditempuh benda dengan memperhatikan arahnya.
  2. Kelajuan dan Kecepatan
    Kelajuan adalah perubahan jarak terhadap posisi awalnya dalam suatu selang waktu tertentu tanpa memerhatikan arahnya, sedangkan kecepatan adalah kelajuan dengan memerhatikan arahnya.
    Secara matematis, persamaan kelajuan dapat didefinisikan sebagai berikut:
    Keterangan:
    v = kelajuan (m/s)
    s = jarak (m)
    t = selang waktu (s)

    Laju kendaraan tidaklah tetap, oleh karenanya, untuk kasus seperti ini, digunakan laju rata-rata untuk dapat mengukur kelajuannya. Kelajuan rata-rata adalah hasil bagi lintasan total yang ditempuh suatu benda dengan selang waktu total yang diperlukan untuk menempuh lintasan tersebut. Secara matematis, kelajuan rata-rata dapat dinyatakan dalam persamaan berikut.

    Keterangan:
    v = kelajuan rata-rata (m/s)
    s = lintasan yang di tempuh benda (m)
    t = selang waktu untuk menempuh lintasan (s)


SUMBER:httphttp://xsact.blogspot.co.id/2012/01/gerak-lurus.html












sumber : https://www.youtube.com/watch?v=_SXwdEvvZTA

Juli 24, 2017   Posted by Ryryt Erlyna in with No comments
Read More

Pengertian Gerak Tropisme

Apakah yang dimaksud dengan gerak tropisme?
 Gerak Tropisme adalah gerakan dari sebagian tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang dari luar.
Jika gerakan tumbuhan tersebut mendekati rangsang disebut tropisme positif, tetapi jika gerakan menjauhi rangsang disebut tropisme negatif.

Macam-macam Gerak Tropisme

Berdasarkan jenis rangsangnya, tropisme dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut.

a. Fototropisme 

 Fototropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang cahaya.
Apabila gerak tumbuhan tersebut menuju ke arah cahaya, berarti tumbuhan tersebut melakukan gerak fototropisme positif. Tetapi apabila gerakan tumbuhan itu menjauhi arah cahaya, maka disebut fototropisme negatif.

Sebagai contoh tumbuhan yang melakukan gerak fototropisme positif adalah pertumbuhan tunas tanaman biji-bijian (pada umumnya menuju ke arah cahaya).
Geral Fototropisme positif merupakan gerak tumbuhan menuju ke arah datangnya cahaya
Gambar: Gerak Fototropisme positif merupakan gerak tumbuhan menuju ke arah datangnya cahaya

b. Kemotropisme 

 Kemotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena adanya rangsang zat kimia. 
Jika geraknya mendekati rangsang disebut kemotropisme positif tetapi jika gerakannya menjauhi rangsang disebut kemotropisme negatif.
Gerak kemotropisme negatif, (b) Gerak kemotropisme positif
Gambar: Gerak kemotropisme negatif, (b) Gerak kemotropisme positif

c. Geotropisme 

 Geotropisme adalah gerakan bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh gravitasi (gaya tarik) bumi. 
Apabila arah pertumbuhan menuju ke bawah berarti termasuk gerak geotropisme positifContoh geotropisme positif adalah pertumbuhan akar yang selalu menuju ke bawah atau ke dalam tanah, sedangkan pertumbuhan batang yang selalu mengarah ke atas merupakan contoh gerakan geotropisme negatif.
Gerak Geotropisme Positif: Biji yang ditanam berdiri tumbuhnya akar selalu ke bawah
Gambar: Gerak Geotropisme Positif: Biji yang ditanam berdiri tumbuhnya akar selalu ke bawah

d. Hidrotropisme 

 Hidrotropisme adalah gerak bagian tumbuhan menuju ke arah yang basah atau berair. 
Arah pertumbuhan mendekati tempat yang berair disebut gerak hidrotropisme positif, sedangkan apabila arah pertumbuhan tanaman menjauhi tempat yang berair disebut gerak hidrotropisme negatif. 
Hidrotropisme positif, di mana akar biji-bijian tumbuh mengarah ke tempat yang basah/berair.
Gambar: Hidrotropisme positif, di mana akar biji-bijian tumbuh mengarah ke tempat yang basah/berair.

Salah satu contoh hidrotropisme positif adalah arah pertumbuhan ujung akar di dalam tanah yang selalu menuju ke tempat yang mengandung air.

e. Tigmotropisme 

 Tigmotropisme adalah gerak dari bagian tumbuhan akibat persinggungan. 
Gerak tigmotropisme
Gambar: Contoh Gerak tigmotropisme

Contoh sulur markisa yang membelit dan batang mentimun yang membelit tanaman lain.



sumber:                                                                                          http://www.pustakapedia.net/2016/05/pengertian-dan-contoh-gerak-tropisme-serta-macam-macam-jenis-gerak-tropisme-pada-tumbuhan.html





sumber:https://www.youtube.com/watch?v=ieYEKQgNpEU&t=60s

Juli 24, 2017   Posted by Ryryt Erlyna in with No comments
Read More

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Search